ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN PERINATAL DI KABUPATEN GARUT (STUDI EPIDEMIOLOGI DALAM UPAYA MENURUNKAN KEMATIAN PERINATAL DI PROVINSI JAWA BARAT)

Iin Prima Fitriah, Dany Hilmanto, Herman Susanto, Hadi Susiarno, Eddy Fadlyana, Gustomo Panantro

Abstract


Kematian perinatal berhubungan dengan peristiwa obstetri seperti lahir mati dan kematian neonatal dini. Kasus kematian bayi di Kabupaten Garut menduduki peringkat kedua tertinggi kematian bayi di Jawa Barat. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan kasus kematian perinatal namun, belum memperlihatkan hasil maksimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis penyebab kematian perinatal yang dapat dicegah. Rancangan penelitian ini adalah Sequential Explanatory Mixed Method. Tahap pertama melakukan teknik  kuantitatif dengan studi dokumentasi terhadap dokumen Otopsi Verbal Perinatal (OVP) berjumlah 78 kasus. Uji statistik menggunakan fisher exact. Tahap kedua dengan teknik kualitatif dengan indepth interview pada empat orang keluarga bayi yang meninggal, dua orang petugas kesehatan dan dua orang penanggungjawab pencatatan dan pelaporan dan Focus Group Discussion (FGD) pada satu orang kepala seksi kesehatan keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dan empat orang bidan koordinator puskesmas. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober sampai November 2016. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan jarak kelahiran, penyakit penyerta, ketersediaan fasilitas dan rujukan dengan kematian perinatal yang dapat dicegah (p<0,05). Jarak kelahiran dan penyakit penyerta masih berkontribusi terhadap kematian perinatal yang dapat dicegah terkait dengan keterbatasan pengetahuan ibu dan juga deteksi dini baik tingkat keluarga maupun tenaga kesehatan, sedangkan ketersediaan fasilitas kesehatan terkait dengan keterbatasan alat dan sumber daya manusia kesehatan. Sebagian besar kematian perinatal dapat dicegah. Perlu kerjasama semua elemen masyarakat maupun pemerintah dalam upaya menurunkan kematian perinatal yang dapat dicegah.

 


Full Text:

PDF

References


Mpembeni R, Jonathan, Mughamba. Perinatal mortality and associated factors among deliveries in three municipal hospitals of Dar Es Salaam, Tanzania. J Pediatric Neonatal Care. 2014;1(4):1-7.

WHO. Maternal, newborn, child and adolescent health. Geneva: 2016.

WHO. Neonatal and perinatal mortality: Country, regional and global estimates. Geneva: 2006.

JE Lawn, D Osrin, S Cousens. Four million neonatal deaths: Counting and attribution of cause of death. Pediatric Perinatology Epidemiology 2008;22(5).

BkkbN, BPS, Kemenkes RI. Survey Demografi Kesehatan Indonesia. Jakarta2012.

Dinas Kesehatan Jawa Barat. Profil kesehatan Propinsi Jawa Barat tahun 2014. In: RI K, editor. Bandung: 2014.

Merali HS, Lipsitz S, Hevelone N, Gawande AA, Lashoher A, Agrawal P, et al. Audit-identified avoidable factors in maternal and perinatal deaths in low resource settings: a systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth. 2014:1-12.

WHO. Newborns: reducing mortality. Geneva: 2016.

Pemerintah Kabupaten Garut. Rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Garut tahun 2014 – 2019. Garut 2014.

Agustina M. Fenomena pernikahan usia dini dalam konteks himpitan ekonomi: Universitas Pendidikan Indonesia; 2014.

DS Manandhar. Perinatal death audit. Kathmandu Univ Med. 2004;2(4):83-375.

Mahmudah U, Cahyati WH, Wahyuningsih AS. Faktor ibu dan bayi yang berhubungan dengan kejadian kematian perinatal. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2011;7(11):41-50.

Bound, Buttler, Spektor. Classification and causes of perinatal mortality. J Health Medicine. 2013.

WHO. Pregnant women must be able to access the right care at the right time, says WHO. 2016.

Anggorodi R. Dukun bayi dalam persalinan oleh masyarakat indonesia. Makara Kesehatan. 2009;13(1):9-14.

Danforth EJ, Kruk ME, Rockers PC, Mbaruku G, Galea S. Household decision-making about delivery in health facilities: evidence from Tanzania. Health Population Nutrition. 2009;5:696-703.

Some DT, Sombie I, Meda N. How decision for seeking maternal care is made - a qualitative study in two rural medical districts of Burkina Faso. Reproductive Health. 2013;10(8).




DOI: https://doi.org/10.26751/jikk.v10i1.533

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Universitas Muhammadiyah Kudus
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Tel/ Fax +62-291-437218   Email : lppm@umku.ac.id

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Indexed by:

                  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.