FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MENERAPKAN HAND HYGIENE

Latifah Ratnawati, Sondang Ratnauli Sianturi

Abstract


Hand hygiene merupakan salah satu komponen penting dalam patient safety yang bertujuan untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi nosokomial di Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat untuk menerapkan hand hygiene di Rumah Sakit X Cibubur. Desain Penelitian yang digunakan adalah diskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner untuk mengetahui tingkat kepatuhan perawat dengan jumlah sampel 82 orang dengan menggunakan teknik total sampel. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara usia (p-value 0,720), jenis kelamin (p-value 0,208), masa kerja (p-value 0,074), pengetahuan (p-value 0,537), sikap (p-value (0,378) dengan kepatuhan perawat untuk menerapkan hand hygiene di Rumah Sakit “X” Cibubur. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan data bahwa tingkat pengetahuan perawat di Rumah sakit X sudah baik sehingga perawat relatif patuh dalam menerapkan hand hygiene didalam pekerjaannya sehari-hari. Dengan penelitian ini diharapkan perawat tetap mempertahankan kepatuhan dalam melakukan hand hygiene dan bila perlu lebih meningkatkan kepatuhan dan pengetahuan terkait hand hygiene tersebut sehingga angka kejadian infeksi dapat diminimalisir. Bagi Rumah Sakit, diharapkan untuk lebih memperbanyak pelatihan-pelatihan dan seminar terkait hand hygiene, bagi karyawan Rumah Sakit tersebut serta memperbanyak fasilitas penunjang untuk hand hygiene serta poster-poster guna mengingatkan para petugas rumah sakit serta pengunjung tentang pentingnya melakukan hand hygiene baik bagi diri sendiri maupun orang lain disekitarnya.


Full Text:

PDF

References


Darmadi. (2008). Infeksi Nosokomial : Problematika & Pengendaliannya. Jakarta: Salemba Medika.

Hasanuddin. (Desember 2010). Studi Tentang Gambaran Infeksi Nosokomial di Bangsal Penyakit Dalam Lontara 1 Bawah Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. 4 No. 2.

Kozier.erb.berman.snyder. (2010). Buku Ajar Fondamental Keperawatan : Konsep, Proses & Praktik vol.1. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, S. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Organization, W. H. (2009). WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care. Dipetik juni 28, 2017, dari First Global Patient safety Challenge Clean Care is Safer Care: http://www.who.int/gpsc/clean_care_is_safer_care/en/

Pratama, B. t. (2015). Faktor Determinan Kepatuhan Pelaksanaan Hand Hygiene pada Perawat IGD RSUD dr. Iskak Tulungagung. Jurnal Kedokteran Brawijaya, vol 28 suplemen no. 2.

R, M. (2015). Hubungan umur, lama kerja, pendidikan dan motivasi dengan kepatuhan perawat melakukan enam langkah lima moment cuci tangan di ruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Banjarmasin, Vol 3. No 2.

Rikayanti, K. H. (Januari 2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Mencuci Tangan Petugas Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bandung Tahun 2013. II No.1.

Saragih, R. (2010). Hhubungan Karakteristik perawat dengan tingkat Kepatuhan perawat melakukan cuci tangan di Rumah Sakit Columbia Asia Medan.

Shekelle PG, W. R. (2013). Making Health Care Safer II: An Updated Critical Analysis of the Evidence for Patient Safety Practices. Agency for Healthcare Research and Quality, 1-945.

WHO. (2009). Hand Hygiene Technical Reference Manual : to be Used by Health Care Workers, Trainers and Observers of Hand Hygiene Practices.




DOI: https://doi.org/10.26751/jikk.v9i2.458

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Universitas Muhammadiyah Kudus
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Tel/ Fax +62-291-437218   Email : lppm@umku.ac.id

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Indexed by:

                  

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.