POTENSI EKSTRAK KOPI (COFFEA SP.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN: REVIEW

Anisa Sholikhati, Bintari Tri Sukoharjanti, Yunita Rusidah

Abstract


Kopi (Coffea sp.) merupakan biji-bijian dari Genus Coffea yang menjadi bahan minuman paling digemari di dunia termasuk Indonesia. Produk olahan kopi pada umumnya berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji kopi. Lebih dari 100 spesies kopi teridentifikasi, namun hanya Kopi Arabica (Coffea arabica) dan Kopi Robusta (Coffea canephora) yang paling banyak diproduksi dan dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi ekstrak kopi sebagai antioksidan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah review literasi dari beberapa sumber referensi terkait. Ekstrak kopi mengandung senyawa fitokimia diantaranya adalah lemak, protein, mineral, polisakarida, minyak kopi, kafein dan asam klorogenat. Metode ekstraksi kopi yang dapat digunakan adalah maserasi dan sokletasi. Sedangkan untuk mengetahui potensi ekstrak kopi sebagai antioksidan dapat digunakan metode DPPH. Asam klorogenat pada kopi menunjukkan potensi yang tinggi terhadap aktivitas antioksidan.

Full Text:

PDF

References


Amiliyah, R., Sumono A, Hidayati L. (2015). Deformasi plastis nilon termoplastik setelah direndam dalam ekstrak biji kopi robusta. Jurnal Pustaka Kesehatan. 3(1): 117-121.

Amrullah HU, Sandi. (2022). Review: Studi Aktivitas Antioksidan dari beberapa Jenis Perlakuan Kopi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2): 474-480.

Aprilia FR, dkk. (2018). Analisis kandungan kafein dalam kopi tradisional Gayo dan kopi kombok menggunakan HPLC dan Spektrofotometri UV/Vis. Biotika, 16(2).

Damatta FM, Ronchi CP, Maestri M, Barros RS. (2008). Ecophydiology of coffee growth and production. Braz. J. Plant Physiol, 19(4): 485-510.

Dewi WT, Fauziyah AS, Rahmawati KA, Astutiningtyas A, Azizah NDN, Sihombing RP. (2022). Pengaruh konsentrasi pelarut asam asetat terhadap rendemen kopi robusta hasil dekafeinasi pada suhu sokletasi 150oC. Prosiding SNAST, Yogyakarta.

Dias RCE, Benassi MT. (2015). Discrimination between arabica and robusta coffees using hydrosoluble compounds: is the efficiency of the parameters dependent on the roast degree? Beverages, l, 127-139.

Farah A, Santos TF, (2015). The coffee plant and beans: an introduction. Coffee in health and disease prevention, 5-10.

Farhaty N, Muchtaridi. (2016). Tinjauan kimia dan aspek farmakologi senyawa asam klorogenat pada biji kopi: Review. Suplemen, 14(1): 214-227.

Fisherci. 2023. Quinic acid. Diakses di: https://www.fishersci.ca/ [2 Juni 2023].

Hani RC, Milanda T. (2016). Review: Manfaat Antioksidan pada tanaman buah di Indonesia. Suplemen, 14(1): 184-190.

Herawati, H. Dan Sukohar, A. (2013). Pengaruh asam klorogenat kopi robusta lampung terhadap ekspresi Cyclin D1 dan Caspase 3 pada Cell Lines HEP-G2. Seminar Nasional Sains dan Teknologi V. Lampung: Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Ibroham MH, Jamilatun S, Kumalasari ID. (2022). A Review: Potensi tumbuhan-tumbuhan di Indonesia sebagai antioksidan alami. Seminar nasional penelitian LPPM UMJ, 1-13.

Isnindar, Wahyuono S, Widyarini S. (2017). Aktivitas antioksidan buah kopi hijau Merapi. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 02: 130-136.

Juliantari NPD, Wrasiati LP, Wartini NM. (2018). Karakteristik ekstrak ampas kopi bubuk robusta (Coffea canephora) pada perlakuan konsentrasi pelarut etanol dan suhu maserasi. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 6(3): 243-249.

Kementan RI. (2022). Outlook komoditas perkebunan kopi. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Kinasih A, Winarsih S, Saati EA. (2021). Karakteristik sensori kopi arabica dan robusta menggunakan teknik brewing berbeda. Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 16(2): 1-11.

Kusumocahyo SP, Wijaya S, Dewi AAC, Rahmawati D, Widiputri DI. (2020). Optimization of the extraction process of coffee pulp as a souce of antioxidant. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, 443.

Latunra AI, Johannes E, Mulihardianti B, Sumule O. (2021). Analisis kandungan kafein kopi (Coffea arabica) pada tingkat kematangan berbeda menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan, 12(1): 45-50.

Lemos MF, Salustriano NA, Costa MMS, Lirio K, Fonseca AFA, Pacheco HP, Endringer DC, Fronza M, Scherer R. 2022. Chlorogenic acid and caffeine contents and anti-inflammatory and antioxidant activities of green beans of conilon and arabica coffees harvested with different degrees of maturation. Journal of Saudi Chemical Society, 26, 101467.

Parhusip AJN, Setiawan C, Effendi VP. (2022). Aktivitas antioksidan dan kadar kafein kombucha kopi. Fast-Jurnal Sains dan Teknologi, 6(1): 1-11.

Plazas M, Andujar I, Vilanova S, Hurtado M, Gramazio P, Herraiz FJ, Prohens J. (2013). Breeding for Chlorogenic acid content in eggplant: Interest and prospects. Not Bot Horti Agrobo, 41(1): 26-35.

Putri MK, Setyaningsih SA, Sari EK, Dellima BREM. (2023). Uji aktivitas antioksidan green dan roasted biji kopi robusta Temanggung menggunakan metode DPPH. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika, 8(1): 1-9.

Saputera D. (2021). Analisis kinerja dan prospek komoditas kopi Indonesia di pasar domestik dan internasional. Jurnal Bisnis, Ekonomi, dan Sains, 1(2): 87-95.

Setiawan MA, Tee SA. (2017). Uji daya hambat ekstrak biji kopi robusta (Coffea robusta) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Warta Farmasi, 6(2): 12-18.

Sholikhati A, Farikhah L, Ridwanto M. (2021). Antioxidant effect in red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) extract during the covid-19 Pandemic. The 8th International Conference on Public Health, 1157-1162.

Suena NMDS, Antari NPU. (2020). Uji aktivitas antioksidan maserat air biji kopi (Coffea canephora) hijau pupuan dengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Jurnal Ilmiah Medicamento, 6(2): 111-117.

Wigati EI, Pratiwi E, Nissa TF, Utami NF. (2018). Uji karakteristik fitokimia dan aktivitas antioksidan biji kopi robusta (Coffea canephora Pierre) dari Bogor, Bandung, dan Garut dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl).

Wijayanti R, Anggia M. (2020). Analisis kadar kafein, antioksidan dan mutu bubuk kopi beberapa industry kecil menengah (IKM) di Kabupaten Tanah Dasar. Jurnal teknologi & industri hasil pertanian, 25(1): 1-6.

Wikipedia. (2023). Caffeic acid. Diakses di: https://id.m.wikipedia.org/ [2 Juni 2023].

Zarwinda I, Sartika D. (2018). Pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap kafein dalam kopi. Lantanida Journal, 6(2): 180-191.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.